Ingin amal jariah mendukung dakwah Islam Ahlus Sunnah di media sosial? Thayyib. Klik di sini sekarang!

Keutamaan Memperjuangkan Tauhid

Oleh Syaikh ‘Isham bin Muhammad al-Burqawi

Allah Ta‘ala berfirman,

وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَى قَالَ يَا قَوْمِ اتّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ

“Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata, ‘Hai kaumku, ikutilah para rasul itu.’” (QS. Yasin: 20)

Allah ‘Azza wa Jalla juga berfirman,

وجاء رجل مِّنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ يَسْعَىٰ قَالَ يَا مُوسَىٰ إِنَّ الْمَلَأَ يَأْتَمِرُونَ بِكَ لِيَقْتُلُوكَ فَاخْرُجْ إِنِّي لَكَ مِنَ النَّاصِحِينَ

“Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota bergegas-gegas seraya berkata, "Hai Musa, sesungguhnya pembesar negeri sedang berunding tentang kamu untuk membunuhmu, sebab itu keluarlah (dari kota ini) sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memberi nasihat kepadamu.” (QS. Al Qashshash: 20)

Di situ terdapat 2 orang laki-laki:

• Pertama, seseorang yang bekerja keras dalam mendukung dakwah tauhid yang telah dibawa oleh para rasul Allah.

• Kedua, seseorang yang bekerja keras dalam menolong seorang muwahid sebelum orang itu diutus menjadi rasul.

Maka amal kedua orang tersebut diabadikan dalam Kitabullah Alquran yang mulia.

Jika engkau mencari amalan yang agung dan kedudukan yang tinggi yang karenanya Allah meninggikan derajatmu, maka bekerja keraslah dalam memperjuangkan tauhid dan kaum muwahid karena inilah yang menunjukkan rukun al itsbat dalam kalimat tauhid,

لا إله إلا الله

“Tidak ada Tuhan selain Allah.”

Sebagaimana pula yang menunjukkan dalam rukun an nafi,

البراءة من الشرك وأهله

“Keberlepasan diri dari syirik dan kaum musyrikin.”

Penulis: Syaikh Fadhil ‘Ashim bin Muhammad al-Burqawi hafizhahullah
Penerjemah: Akh M. Febby Angga ‘affallahu ‘an hu
Sumber: https://t.me/atawhed1/2128

Alfatawa.ID | @alfatawaid