Ingin amal jariah mendukung dakwah Islam Ahlus Sunnah di media sosial? Thayyib. Klik di sini sekarang!

Antara Taubah dan Riddah

Oleh Syaikh Abu Fihr al-Muslim

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﺍﻷُﻭﻟﻰ، ﻭﻋﺎﻓِﻨﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ .. !

Ya Allah, rezekikan kami sebagai yang pertama dan jauhkan kami dari yang kedua...!

Ibnu Taimiyyah berkata,

ﻟﻴﺲ ﺷﻲﺀٌ ﻳُﺒﻄﻞ ﺟﻤﻴﻊ ﺍﻟﺴﻴﺌﺎﺕ؛ ﺇﻻ ﺍﻟﺘﻮﺑﺔ .. !ﻛﻤﺎ ﺃﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﺷﻲﺀٌ ﻳُﺒﻄﻞ ﺟﻤﻴﻊ ﺍﻟﺤﺴﻨﺎﺕ؛ ﺇﻻ ﺍﻟﺮِّﺩﺓ

“Tidak ada sesuatu apa pun yang dapat membatalkan segala kejahatan, kecuali tobat...! Sebagaimana pula tidak ada sesuatu apa pun yang dapat membatalkan segala kebaikan, kecuali riddah (kemurtadan).”

Komentar saya:

Di antara dalil tentang yang pertama adalah firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala,

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺛُﻢَّ ﺗَﺎﺑُﻮﺍ ﻣِﻦ ﺑَﻌْﺪِﻫَﺎ ﻭَﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﻥَّ ﺭَﺑَّﻚَ ﻣِﻦ ﺑَﻌْﺪِﻫَﺎ ﻟَﻐَﻔُﻮﺭٌ ﺭَّﺣِﻴﻢ

“Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertobat sesudah itu dan beriman, sesungguhnya Rabb kamu sesudah tobat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS. al-A‘raf: 153]

Adapun di antara dalil tentang yang kedua adalah firman Allah Subhanahu wa Ta‘ala,

ﻭﻣَﻦْ ﻳَﺮْﺗَﺪِﺩْ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻋَﻦْ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﻓَﻴَﻤُﺖْ ﻭَﻫُﻮَ ﻛَﺎﻓِﺮٌ ﻓَﺄُﻭﻟَﺌِﻚَ ﺣَﺒِﻄَﺖْ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟُﻬُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺍﻟْﺂَﺧِﺮَﺓِ ﻭَﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻫُﻢْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺧَﺎﻟِﺪُﻭﻥ

“Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agama (Islam)nya, lalu mati dalam kekafiran, maka mereka itulah sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat serta mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” [QS. al-Baqarah: 217]

Penulis: Abu Fihr al-Muslim
Penerjemah: M. Febby Angga
Sumber: Thariqil Islam

Alfatawa.ID | @alfatawaid